Materi Khutbah Jumat SIAPA SAYA DAN ANDA SIAPA Bulan Oktober
الْحَمْدُ لِلَّهِ
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ وَلَهُ الْحَمْدُ فِي الْآخِرَةِ وَهُوَ الْحَكِيمُ الْخَبِيرُ
أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه.
أَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
Jama'ah shalat Jum'at yang dirahmati Allah, puji syukur kita panjatkan hanya kepada Allah, dengan Istiqomah meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah, serta berusaha agar tidak terkena penyakit hati yang berbahaya, solawat dan salam marilah kita haturkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad salallahu alaihiwas salam ,semoga pada hari syafa'at nanti,kita semua mendapatkannya,
Aamiin Allahhumma Aamiin.
Pada kesempatan kali ini akan kita ketengahkan satu judul khutbah yaitu:
Jama'ah shalat Jum'at yang dirahmati Allah, boleh jadi penyakit hati yang sangat berbahaya masih bersarang didalam diri kita, penyakit ini bisa menghapuskan amal ibadah,amal Soleh dan amal amal kebajikan lainnya.
Mungkin masih ada yang tidak sadar atau mungkin juga bisikan jiwa yang tidak menentu sengaja mengajak kita untuk berbuat demikian, atau masih ada yang hobinya bangga bangga'an, padahal bangga bangga'an adalah penyakit hati yang namanya ujub.
Terkadang muncul kalimat siapa saya, anda belum tau siapa saya, dan anda itu siapa, anda belum kenal siapa saya, , apa yang telah anda perbuat.
Ini baru sebagian kecil kata kata yang termasuk ujub.
Jama'ah shalat Jum'at yang dirahmati Allah,
Ujub adalah perasa'an kagum kepada diri sendiri, besar kepala, bahkan merasa lebih hebat dari orang lain,merasa lebih kaya dari orang lain, merasa lebih kuat lebih pintar, lebih berpengaruh, lebih terkenal dari orang lain. Ujub adalah adiknya sombong, ujub punya satu prestasi yang menganggap dirinya lebih segala galanya dari orang lain,bahkan rajin merendahkan orang lain.
sementara Sombong memiliki dua prestasi
1 menolak kebenaran
2 merendahkan manusia.
Jama'ah shalat Jum'at yang dirahmati Allah,
Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda:
ثَلاَثُ مُهْلِكَاتٍ : شُحٌّ مُطَاعٌ وَهَوًى مُتَّبَعٌ وَإعْجَابُ الْمَرْءِ بِنَفْسِهِ
“Tiga perkara yang membinasakan, rasa pelit yang ditaati, hawa nafsu yang diikuti, dan ujubnya seseorang terhadap dirinya sendiri” (HR at-Thobroni dalam Al-Awshoth no. 5452).
Pelit, nafsu, dan ujub dapat membinasakan pemiliknya. Takkan kaya orang karena pelit, takkan bahagia orang karena memperturutkan nafsu, takkan mulia orang karena ujub. Semua fatamorgana, hakikatnya kemuliaan justru ada pada sifat dermawan, ketaatan, dan tawadhu'.
Rasulullah menyebut ujub itu lebih besar dari dosa karena kemaksiatan lain.
لَوْ لَمْ تَكُوْنُوا تُذْنِبُوْنَ خَشِيْتُ عَلَيْكُمْ مَا هُوَ أَكْبَرُ مِنْ ذَلِكَ الْعُجْبَ الْعُجْبَ
“Jika kalian tidak berdosa maka aku takut kalian ditimpa dengan perkara yang lebih besar darinya (yaitu) ujub ! ujub !” (HR Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman no 6868).
Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu berkata :
الْهَلاَكُ فِي اثْنَيْنِ الْقُنُوْطُ وَالْعُجْبُ
“Kebinasaan pada dua perkara, putus asa dan ujub”
Al-Munaawi berkata, “Ibnu Mas’ud mengumpulkan dua perkara ini karena orang yang putus asa tidak akan mencari kebahagiaan karena dia sudah putus asa, dan demikian juga orang yang ujub tidak akan mencari-cari kebahagiaan karena dia menyangka bahwa ia telah meraihnya”. Dikatakan kepada Aisyah
مَتَى يَكُوْنُ الرَّجُلُ مُسِيْأً
(Kapan seseorang dikatakan buruk)?, maka beliau berkata,
إِذَا ظَنَّ أَنَّهُ مُحْسِنٌ
(Jika ia menyangka bahwa ia adalah orang baik)” (At-Taisiir bisyarh Al-Jaami’ as-Shoghiir Jama'ah shalat Jum'at yang dirahmati Allah, sudah seharusnya kita sadar diri, bahwa segala sesuatu yang kita miliki adalah milik Allah, kita hanyalah sebongkah daging yang dibalut kulit, tak mampu berbuat sesuatu tanpa izin Allah, tak memiliki sesuatu kecuali pemberian Allah, jangan pernah merasa lebih hebat dari orang lain,lebih kuat dari orang lain,lebih kaya dari orang lain ,lebih tinggi derajatnya dari orang lain, karna itu semua akan memberangus amal ibadah kita, ingat,siapa yang merasa lebih baik dari orang lain berarti dia belum menyadari firman Allah ,
Allah berfirman dalam Al-Qur’an:
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْ
قَالَ مَا مَنَعَكَ أَلَّا تَسۡجُدَ إِذۡ أَمَرۡتُكَۖ قَالَ أَنَا۠ خَيۡرٞ مِّنۡهُ خَلَقۡتَنِي مِن نَّارٖ وَخَلَقۡتَهُۥ مِن طِينٖ
Artinya: “Allah berfirman: ‘Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?’ Iblis menjawab: ‘Saya lebih baik daripadanya, Engkau ciptakan saya dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah’.” (QS Al-A’raf: 12).
Hal inilah yang membuat Iblis diusir dari syurga
Padahal kalau soal ibadah Iblis jauh lebih ta'at dari pada kita,mereka ribuan tahun beribadah bersama malaikat,
Soal ilmu tentu iblis lebih alim dari pada kita , iblis hanya sekali menolak perintah dan merasa lebih baik
Sementara kita sudah berapa kali menolak perintah dan sudah berapa tahun merasa lebih baik.
Sungguh tiada kata terlambat untuk memulai menjadi yang lebih baik, rendah hati, hilangkan yang namanya merasa merasa lebih, buang kalimat siapa saya,
Karna saya hanyalah sebongkah daging yang dilapisi kulit tiada berdaya dan tiada kekuatan melainkan hanya milik Allah.
Demikianlah apa yang telah kita dengarkan bersama, semoga bisa digaris bawahi untuk diamalkan mulai hari ini.
Aamiin Allahhumma Aamiin.
اَقُوْلُ قَوْلِي هذَا وَاسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْم لِي وَلَكُمْ, اِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْمِ
KHUTBAH KE2
اَلْحَمْدُ لله الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَقِّ، لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَكَفَى بِاللهِ شَهِيْدًا، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ, اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا.
إِنَّ اللَّهَ وَ مَلَئكتَهُ يُصلُّونَ عَلى النَّبىِّ يَأَيهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صلُّوا عَلَيْهِ وَ سلِّمُوا تَسلِيماً
اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآء مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ
اَللهُمَّ
رَبَّنَا ظَلَمْنَ أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
رَبَّنَا اغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَارْحَمْهُم كَمَا رَبَّيَانَاصِغَارًا
رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً
وَقِنَا عَذَابَ النَّار
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
عِبَادَاللهِ.
إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ.
